Sabtu, 09 Maret 2013

Faktor Penyebab Merokok



Banyak faktor penyebab merokok, sehingga seseorang mengalami ketergantungan terhadap rokok. Faktor-faktor penyebab merokok bisa karena faktor biologis, psikologis, maupun faktor farmakologis (ketergantungan terhadap zat rokok).
Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mempunyai kebiasaan merokok. Secara umum dibagi dalam tiga bagian:
  1. Faktor farmokologis, salah satu zat yang terdapat dalam rokok adalah nikotin yang mempengaruhi perasaan atau kebiasaan
  2. Faktor sosial, yaitu salah satu faktor yang membuat seseorang merasa lebih diterima dalam lingkungan teman dan kelihatan dewasa, dan merasa lebih nyaman
  3. Faktor psikologis, yakni dapat digunakan sebagai alat psikologis seperti peningkatan penampilan dan kenyamanan psikologis. Di samping itu faktor lain yang dapat mempengaruhi seseorang merokok adalah iklan yang dilakukan oleh industri rokok.
Laventhal dan Cleary menyatakan motif seseorang merokok terbagi menjadi dua motif utama yaitu:
Faktor Psikologis
Pada umumnya faktor-faktor tersebut terbagi dalam lima bagian yaitu:
  1. Kebiasaan --- Perilaku merokok adalah sebuah perilaku yang harus tetap dilakukan tanpa adanya motif yang bersifat positif ataupun negatif. Seseorang merokok hanya untuk meneruskan perilakunya tanpa tujuan tertentu.
  2. Reaksi emosi yang positif --- Merokok digunakan untuk menghasilkan reaksi yang positif, misalnya rasa senang, relaksasi dan kenikmatan rasa. Merokok juga dapat menunjukkan kejantanan (kebanggaan diri) dan menunjukkan kedewasaan.
  3. Reaksi untuk penurunan emosi --- Merokok ditunjukkan untuk mengurangi rasa tegang, kecemasan biasa, ataupun kecemasan yang timbul karena adanya interaksi dengan orang lain.
  4. Alasan sosial --- Merokok ditunjukkan untuk mengikuti kebiasaan merokok, identifikasi perokok lain, dan menentukan image diri seseorang.
  5. Kecanduan dan ketagihan --- Seseorang merokok karena mengaku telah mengalami kecanduan karena kandungan nikotin dalam rokok. Semula hanya mencoba-coba merokok, tetapi akhirnya tidak dapat menghentikan kebiasaan tersebut karena kebutuhan tubuh akan nikotin.
Faktor Biologis
Faktor ini menekankan pada kandungan nikotin yang ada di dalam rokok yang dapat mempengaruhi ketergantungan seseorang pada rokok secara biologis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar